Cara tepat pilih jurusan kuliah

Setelah lulus mau lanjut jurusan apa ? Pertanyaan ini akan muncul ketika kita akan lulus smp atau sma, mungkin untuk anak smp pertanyaan itu tidak begitu memusingkan , karna pilihan yang ada memang hanya kurang lebih hanya 5-10 jurusan, itu pun belum tentu menentukan masa depan kita. 
   Nah,beda lagi kalo pilih jurusan setelah lulus sma/smk, karna kurang lebihnya jurusan yang kita ambil adalah cerminan masa depan kita nanti, Ambil saja contoh nya Guru, untuk menjadi guru akan ada banyak varian jurusan mulai dari guru matematika,fisika,biologi,bahasa inggris dan lain sebagai nya. Nah,pertanyaan nya,Gimana sih agar memilih jurusan yang tepat sasaran? Jawaban dari Pertanyaan ini sesungguh nya sudah ada pada diri kalian masing-masing, coba kalian tanyakan pada diri kalian tentang beberapa cara di bawah ini : 
1. Minat dan bakat 
   Sebagian besar orang akan memilih jurusan sesuai dengan kehendaknya, nah sekarang coba pikirkan apa kebisaan mu dan kelebihan mu, jika kalian belum menemukan bakat masing-masing maka pikirkan lah apa yang kamu suka, karna bisa saja dalam bidang yang kamu suka kamu akan menemukan bakat mu. Karna kita akan enjoy dan menikmati proses nya ketika kita bergelut dengan sesuatu yang kita suka , Contoh nya saya sendiri , dulu saya sempat bingung dengan memilih jurusan, karna terkadang jurusan yang kita cita-citakan tidak sesuai dengan kadar otak yang kita punya , saya sempat sangat galau karena cita-cita saya adalah menjadi arsitek, saya sangat suka mendesain rumah di aplikasi, membuat pondasi-pondasi dan lain sebagainya, tapi untuk menjadi arsitek saya berpikir harus bisa matematika,ya setidak nya bisa kalian dan bagian, dan di situ saya sadar, bahwa saya sangat anjlok dalam mapel mtk dan bahkan sampai detik ini saya tidak bisa pembagian :D ,, lalu saya sempat galau memilih jurusan, karna otak tidak sejalan dengan cita -cita. Jadi saya memutuskan mengambil jurusan yang ketika saya belajar di bidang ini saya merasa sedang menjalankan hobi saya, dia adalah Bahasa Inggris,dan hasil nya terbukti, saya enjoy dan sangat menikmati apa yang saya geluti meski di setiap prodi selalu ada kesulitan nya, namun itu lah kuliah, jika tidak ingin susah,pusing dan hal yang tidak mengenakan, ya jangan kuliah. Kita harus berani berproses,berani sakit dan lain nya karna No Pain No Gain ! 
2. Keinginan yang kuat 
  Ini termasuk modal kita untuk memilih jurusan yang tepat, untuk saya pribadi mungkin ini tidak berlaku tapi banyak orang bahkan teman-teman saya sendiri yang melakukan ini, mereka alhamdulillah enjoyed dengan mimilih jurusan yang mereka inginkan meskipun terkadang otak tidak memadai(seperti yang saya bilang tadi) tapi mereka punya tekad dan kemauan yang kuat , dalam kondisi ini saya saran kan untuk harus memiliki motivasi yang kuat, agar kita tidak lupa tujuan di tengah jalan ketika menghadapi suatu rintangan,dan itu menghindari putus kuliah di tengah jalan. Karna  banyak kasus teman-teman saya yang berhenti karna ngerasa salah jurusan (duhh, jangan sampai ) 
3.mendengarkan apa kata orang tua 
   Tidak ada salah nya kita menuruti apa kata orang tua, karna orang tua memang orang yang ingin anak nya sukses daripada dia, jadi dia tau mana yang terbaik untuk kita , meskipun jurusan tersebut tidak kita suka tapi pasti akan selalu ada hikmahnya di balik segalanya, jika kalian memang bersikeras untuk tidak ingin menuruti apa keinginan beliau, coba bicarakan baik baik agar beliau bisa mengerti, mengapa kalian ingin milih jurusan yang kalian ingin kan , dan kalian juga harus menanyakan sebab dan akibat kenapa kita harus pilih jurusan yang beliau ingin kan. Cobalah untuk berdiskusi mengenai bagaimana kedepan nya. Karna menurut pengalan lagi, saya mempunyai dosen yang beliau dulunya adalah seorang santri yang ingin memilih jurusan bahasa inggris, tapi orang tua beliau ingin beliau memilih jurusan bahasa arab, beliau sempat menolak, dan akhirnya beliau menuruti apa kata orang tua beliau. Dan setelah melewati jutaan cobaan dalam perkuliahan alhasil beliau bisa lulus tepat waktu. Beliau juga bilang bahwa ada teman dari jurusan bahasa inggris yang mengeluh nya luar biasa , karna skripsi dan lain lainnya sangat sulit. Di situ beliau bersukur telah memilih jurusan yang di pilihkan orang tua. Dan sekarang beliau bahkan sudah lulus S2 jurusan bahasa arab pula .... Oh ya , peran besar dalam memilih jurusan yang di inginkan orang tua adalah do'a beliau,, jangan lupakan itu,, minta banyak banyak doa dari mereka,,,..

Menurut saya 3 poin itu saja yang sangat mempengaruhi tepat sasaran nya mengambil jurusan ,,, dan ini memang berdasarkan pengalaman-pengalaman yang akurat... Nah ,  intinya jawaban nya sekarang ada dalam diri masing-masing. Silahkan renungkan sejenak lalu putuskan !   

Komentar